Puasa Kemenangan di 23 Balapan, Rossi Sindir Petinggi Yamaha

Advertisement

Puasa Kemenangan di 23 Balapan, Rossi Sindir Petinggi Yamaha

Admin Gridrace
25 September 2018

valentino rossi-yamaha
Puasa kemenangan Yamaha masih berlanjut di MotoGP Aragon. Valentino Rossi pun menyindir petinggi tim Garpu Tala atas catatan minor tersebut.

Dua pebalap Yamaha, Rossi dan Maverick Vinales, kembali gagal meraih kemenangan di MotoGP. Di Sirkuit Aragon, Minggu (23/9), Rossi yang memulai awal balapan di posisi 17, cuma finis kedelapan dan rekannya, Vinales ke-10.

Hasil itu membuat Yamaha melewati 23 balapan tanpa kemenangan, sejak terakhir menang di Belanda tahun lalu. Jumlah itu melebihi catatan buruk di musim 1997-1998 ketika sempat puasa kemenangan di 22 balapan.

Catatan buruk itu membuat Rossi angkat suara. Ia menyindir para petinggi Yamaha untuk segera berbuat sesuatu menyikapi penampilan buruk tersebut.

Dua pembalap tim satelit Yamaha, Johann Zarco dan Hafizh Syahrin, juga mengalami akhir pekan yang mengecewakan, hanya finis di posisi ke-14 dan 18.

Rangkaian 23 balapan tanpa kemenangan memecahkan rekor terburuk Yamaha pada 1996-1998. Saat itu, tim yang bermarkas di Iwata itu paceklik kemenangan dalam 22 pertandingan beruntun.

Ditanya soal rekor buruk tersebut, Rossi menjawab dengan sindiran.

"Saya berharap ini penting bagi Yamaha untuk bereaksi. Mungkin bos-bos melihat angka dan seseorang bertanya 'mengapa'," kata Rossi, seperti dilansir Motorsport dari bola.com.

Pembalap Italia tersebut menambahkan setelah kualifikasi timnya berhasil membuat perbaikan yang membuatnya cukup nyaman selama balapan. Efeknya, Rossi membungkam keraguan beberapa pihak bahwa dirinya bisa finis di urutan 10 besar.

"Kami mencoba beberapa perubahan besar di motor. Saya merasa lebih baik setelah pemanasan. Pada akhirnya, balapan tak terlalu buruk bagi saya," ujar Valentino Rossi.